Berikut adalah cara meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menurut Gene Netto.
Baca teks bahasa Inggris setiap hari.
Bisa Jakarta post atau
yg serupa. Yang penting BACA. Ini akan melatih otak utk sering melihat
tata bahasa dan kosa kata yg benar, sehingga ketika mau bicara atau
menulis, akan terasa “normal” utk ucapkan suatu frase atau kalimat. Otak
jadi terlatih melihat yg benar.
Bicara dgn teman dalam bahasa Inggris setiap hari.
Bisa dgn siapa saja yang berada di dekatnya, asal orang itu sangat
lancar dalam bahasa Inggris. Boleh membahas apa saja, karena yg penting
adalah melatih lidah utk ucapkan kata2 dalam bahasa Inggris, dan melatih
telinga untuk menangkap ucapan dari orang lain.
Bacakan teks dgn suara keras, kl bisa setiap hari.
Bisa baca artikel dari Jakarta Post saja. Yang bagus adalah membaca,
merekam suara sendiri (bisa bikin video di HP) dan dengarkan atau nonton
sesudahnya untuk menganalisa. Kalau sering baca teks dgn suara keras,
menggunakan bahasa Inggris akan terasa normal dalam waktu cepat. Dan
lebih baik baca teks dari artikel koran atau majalah karena tata bahasa
dan kosa kata sudah ditulis dgn benar untuk Native Speaker.
Rabu, 12 November 2014
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Menurut Gene Netto
Label:
Bahasa Inggris,
Gene Netto,
Jokowi,
Tips,
Trik
Facebook Menurutku
Fenomena Facebook demikian memikat. Perusahaan dan personal, pria dan wanita membuat account di situs pertemanan paling populer ini. Entah apa yang membuatnya demikian digandrungi. Mungkin penggunaannya yang user friendly dibandingkan dengan situs pertemanan lain (ini rasa subjektif saya yang berbicara).
Tapi ada juga kok sebuah pemikiran (suudzdzan lebih tepatnya), kenapa Facebook demikian populer. Apakah itu? Sebelum saya mengutarakannya, kita tentu ingat dengan kasus “pengharaman” (?) Facebook oleh MUI sebuah provinsi. Dan dari sinilah semuanya bermula. Media memuat secara gencar. Mereka membahasnya tiap waktu. Dan ini menjadi iklan yang gratis. Dampaknya masyarakat makin tahu apa itu Facebook.
Dan inilah yang menjadi suudzdzan yang tumbuh itu. Saya pikir kasus Facebook sama dengan seseorang yang membakar rumahnya untuk tujuan mendapatkan asuransi. Mungkinkah yang menggembargemborkan “pengharaman” Facebook itu adalah mereka sendiri dengan mendompleng media dan MUI?
Entahlah. Tapi seperti yang saya katakan itu adalah sebuah suudzdzan. Tidak didukung dengan data dan fakta. Saya mempunyai pemikiran demikian karena banyak situs pertemanan lain sebelum Facebook tapi rasanya kok tidak ada yang mempersalahkannya. Itu saja.
Okelah kita sudahi pembicaraan yang tidak berdasarkan data dan fakta itu. Dan sekarang beralih kepada sesuatu yang pasti saja. Apakah itu? Facebook mempunyai dampak positif. Secara tidak langsung Facebook, membuka lahan bisnis baru: warnet!
Selasa, 11 November 2014
Tanggapan Seorang Muallaf Terhadap Kristenisasi Terselubung di Car Free Day
Assalamu’alaikum wr.wb
Videonya bisa dilihat di:
https://www.youtube.com/watch?v=QUw11Tk6VnU
Videonya bisa dilihat di:
https://www.youtube.com/watch?v=QUw11Tk6VnU
Saya dapat video ini dari seorang teman. Setelah saya lihat, isinya cukup memprihatinkan. Kalau ada orang Kristen yg ingin bahas agamanya dgn orang dewasa dari agama lain, silahkan. Orang dewasa bisa pilih sendiri utk dengar atau tidak. Tetapi ketika anak kecil diminta mengucapkan pernyataan bahwa mereka terima “JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN” yang diambil dari ayat Al Kitab, sebagai ucapkan percaya pada Yesus sebagai Anak Tuhan, maka itu sudah tidak etis.
Anak remaja yang kemungkinan Muslim, dan perempuan pakai jilbab dibagikan kalung dgn gambar “burung”. Ketika Anak ditanyakan, mrk jawab bahwa itu Garuda atau burung. Tapi itu bukan burung biasa melainkan “merpati” yg merupakan simbol dalam agama Kristen. Sepertinya mereka berharap anak Muslim akan pakai simbol agama Kristen di depan umum tanpa disadari. Merpati muncul bbrp kali dalam Al Kitab, terutama sbg simbol Roh Kudus saat pembaptisan Yesus.
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya. (Matius 3:16)
Dalam video, di menit 4:45, seorang anak kecil diajak “baca puisi”. Tapi itu bukan puisi, melainkan doa dan pernyataan bahwa dia mau beriman pada ajaran agama Kristen, yg dibalut dalam bentuk “puisi” agar orang Muslim tidak akan sadar. Karena diucapkan dgn suara keras (spt pernyataan), dia menang hadiah susu. Teman sebelah yg hanya baca dalam hati, tapi tidak ucapkan (atau membuat pernyataan) dgn suara keras, tidak dapat susu. Isi puisinya spt ini:
Label:
Car Free Day,
Gene Netto,
Kristenisasi,
Muallaf,
Tanggapan
Cara Membedakan Foto yang Telah Diedit
Sekedar referensi cara membedakan foto sudah diedit atau belum:
- Siapkan foto atau gambar yang mau diuji.
- Buka notepad dengan cara Start » Run » ketik notepad.
- Maka akan muncul tab notepad, kemudian drag gambar yang mau diuji ke notepad.
- Cari kata"Photoshop" (atau nama program editor gambar umum lain) dengan cara tekan Ctrl + F pada notepad yang berisi code-code gambar.
- Jika ada tulisan Photoshop (atau nama program editor gambar umum lain) maka gambar tersebut dinyatakan editan, jika not found atau tidak ada, maka dapat disimpulkan bahwa gambar tersebut dinyatakan tidak pernah mengalami editing alias asli.
Sabtu, 08 November 2014
Tips Sukses Menjadi Penulis Ala Raditya Dika :

Tips Sukses Menjadi Penulis Ala Raditya Dika :
Mood Menulis Harus Dipaksa.
Tak bisa dipungkiri, sebagai manusia tentu kita merasakan naik turunnya mood dalam menulis. Namun, dalam perjalanan sebagai penulis profesional, kita harus mengekesampingkan setiap mood buruk. Kita harus mensugesti diri jika tidak ada kata tidak mood. Kita harus tetap menulis apapun moodnya, meskipun hasilnya hancur, itu lebih baik daripada tidak menulis sama sekali. Toh, hasilnya nanti bisa kita edit lagi.
Komedi Bukanlah Ngelawak.
Menurut Radit, komedi berbeda dengan ngelawak, melainkan sebuah persepsi yang unik. Komedi dibagi menjadi 2, yaitu observasional (pengamatan) dan situasional.
Dalam komedi observasional, cakupannya adalah hal-hal yang memang sudah ada di sekeliling kita, namun belum menjadi komedi hingga kita bisa mengeksplorasinya. sedangkan komedi situasional adalah komedi yang tercipta dari hal-hal yang terjadi secara spontan. Pembuatan komedi berawal dari kegelisahan, observasi, imajinasi.
Langganan:
Postingan (Atom)



